BAB IPENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.
Undang-undang RI Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah mengamanatkan otonomi daerah dalam berbagai sektor pembangunan termasuk pembangunan pendidikan. Otonomi di sektor pendidikan menuntut kesiapan dari para pengelola dan pelaksana pendidikan di daerah dalam merancang, melaksanakan, dan meningkatkan berbagai bidang dan program pendidikan termasuk didalamnya pengembangan kurikulum sebagai acuan penyelenggaraan pendidikan.
SMA BW NW Rensing Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur Propinsi Nusa Tenggara Barat yang berdiri pada tahun 2000 sesuai dengan Surat ijim pendirian sekolah nomor 8890/120.B/PR/2000 , tanggal 16 Nopember 2000.
Sejak berdirinya SMA BW NW Rensing sudah membuka 2 (dua) jurusan, yaitu Jurusan IPA dan IPS dengan jumlah tenaga pendidik dan kependidikan, sarana, lingkungan dan letak yang sangat tidak memadai. Saat ini perkembangan fisik bangunan, sarana-prasarana, fasilitas, pendidik dan tenaga kependidikan, rasio siswa dalam rombongan belajar, pembiayaan, managemen, proses pendidikan, dan peranan serta komite dan masyarakat terus dibenahi untuk menuju tercapainya sekolah sebagai Sekolah Standar Nasional.
Sejalan dengan itu sesuai amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (NSP), sekolah harus menyusun kurikulum sekolah yang dikenal dengan istilah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). KTSP harus disusun oleh sekolah mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan jenjang sekolah menengah. Kurikulum yang disusun harus mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Standar Nasional Pendidikan (SNP) terdiri atas: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan tersebut dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional.
Untuk memenuhi amanat Undang-Undang tersebut di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada khususnya, SMA BW NW Rensing sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah telah dan terus mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dimiliki. Melalui pengembangan KTSP ini SMA BW NW Rensing berharap dapat melaksanakan program pendidikan sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik dan kebutuhan lokal. Untuk itu, pengembangan Kurikulum SMA BW NW Rensing melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di lingkungan (stakehoolder) sekitar sekolah.
B. Landasan
C.Tujuan Penyusunan Kurikulum SMA BW NW Rensing
D.Prinsip Pengembangan Kurikulum SMA BW NW Rensing.
Kurikulum SMA BW NW Rensing dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh sekolah dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di samping itu penyusunan kurikulum SMA BW NW Rensing juga dibawah bimbingan dan arahan pengawas pendidikan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Timur.
Kurikulum SMA BW NW Rensing dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kepentingan nasional dan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tujuan Pendidikan, Visi, Misi dan Tujuan Sekolah Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas adalah meningkatkan ketakwaan, kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
B.Visi, Misi dan Tujuan SMA BW NW Rensing
c.Tujuan Sekolah
STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM SMA BW NW RENSING 1.Kelompok Mata Pelajaran
Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. Dengan demikian, cakupan dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut:
Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.
Dalam dokumen ini dipaparkan Kurikulum SMA BW NW Rensing, meliputi:
Landasan penyusunan Kurikulum SMA BW NW Rensing adalah :
Penyusunan Kurikulum SMA BW NW bertujuan untuk:
Kurikulum SMA BW NW Rensing dikembangkan atas dasar prinsip-prinsip sebagai berikut:
A.Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas
a.Visi
Berdasarkan tantangan, peluang dan daya dukung yang ada, SMA BW NW Rensing mempunyai cita-cita yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang yang diwujudkan dalam Visi sekolah:
”Tertib, Terampil, Berprestasi, dan berbudaya Islami TERTIB BUDI”
Indikator:
b.Misi
Untuk mewujudkan Visi Sekolah, SMA BW NW Rensing menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam Misi sebagai berikut:
Mengacu pada rumusan visi dan misi sekolah, maka tujuan pendidikan di SMA BW NW Rensing dapat dirumuskan sebagai berikut:
A.Struktur Kurikulum
Struktur kurikulum SMA BW NW Rensing memuat kelompok mata pelajaran sebagai berikut ini:
No
Kelompok Mapel
Cakupan
1.
Agama dan Akhlak Mulia
Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama.
2.
Kewarganegaraan dan Kepribadian
Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia.
3.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kreatif dan mandiri.
4.
Estetika
Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.
5.
Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SMA dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat.



0 komentar:
Posting Komentar